Apa Itu KBLI dan Kenapa Kode Ini Penting Banget untuk Legalitas Usaha?

images

Buat kamu yang lagi ngurus legalitas usaha, satu istilah ini hampir pasti muncul di awal proses: KBLI. Banyak yang menganggapnya sekadar kode angka, padahal fungsinya krusial dan sering jadi penentu lolos atau tidaknya perizinan usaha.

KBLI adalah singkatan dari Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia, sebuah sistem pengkodean resmi yang disusun oleh Badan Pusat Statistik (BPS) untuk mengelompokkan seluruh aktivitas ekonomi di Indonesia. Setiap jenis usaha, sekecil apa pun, wajib punya kode KBLI yang sesuai.


KBLI Dipakai untuk Apa Saja?

KBLI bukan formalitas. Kode ini jadi fondasi utama dalam berbagai urusan administrasi dan hukum usaha, antara lain:

  • Pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem OSS RBA
  • Pendaftaran akta pendirian perusahaan di notaris
  • Penentuan tingkat risiko usaha dan jenis perizinan yang dibutuhkan
  • Pelaporan pajak dan kepatuhan regulasi sektoral

Kalau KBLI salah, efeknya bisa berantai. Izin operasional tertahan, kegiatan usaha tidak bisa dijalankan, bahkan legalitas bisnis bisa dianggap tidak valid.

Struktur KBLI: Bukan Asal Pilih Angka

Kode KBLI terdiri dari beberapa digit angka yang masing-masing punya arti. Angka-angka ini menggambarkan:

  • sektor utama usaha,
  • kelompok kegiatan,
  • hingga sub-kegiatan yang paling spesifik.

Semakin spesifik kode KBLI yang dipilih, semakin jelas pula aktivitas usaha yang diakui negara. Inilah alasan kenapa satu bisnis bisa punya lebih dari satu KBLI, selama kegiatannya memang berbeda dan saling berkaitan.


KBLI 2025, Apa yang Berubah?

01kajjttam8zbs3hf8gz10ccd0

Pemerintah baru saja merilis KBLI 2025 sebagai penyempurnaan dari KBLI 2020. Pembaruan ini dilakukan untuk menyesuaikan perkembangan zaman, terutama munculnya model bisnis baru berbasis digital, jasa kreatif, dan sektor hybrid yang sebelumnya belum terakomodasi secara jelas.

Beberapa kode mengalami:

  • perubahan ruang lingkup,
  • penyesuaian tingkat risiko,
  • penghapusan atau penggabungan kategori,
  • hingga penambahan jenis usaha baru.

Artinya, pelaku usaha lama pun perlu mengecek ulang apakah KBLI yang digunakan masih relevan atau perlu disesuaikan.

Kenapa Salah KBLI Bisa Jadi Masalah Serius?

Banyak pelaku usaha baru sadar pentingnya KBLI justru saat sudah bermasalah. Ketidaksesuaian antara aktivitas nyata di lapangan dengan kode KBLI yang terdaftar bisa berdampak pada:

  • penolakan izin operasional,
  • kendala saat pengawasan,
  • masalah saat kerja sama bisnis,
  • hingga risiko sanksi administratif.

Singkatnya, usaha jalan tapi secara hukum pincang.


Di Mana Mencari dan Menentukan KBLI yang Tepat?

Kode KBLI bisa dicari melalui:

  • Kamus Klasifikasi BPS, atau
  • portal OSS Indonesia saat proses pendaftaran usaha.

Namun, karena banyak kode yang mirip tapi beda fungsi hukum, pemilihan KBLI sebaiknya tidak asal pilih. Salah satu digit saja bisa mengubah kewajiban izin dan tingkat risiko usaha.


KBLI adalah bahasa resmi negara untuk membaca jenis usaha Anda. Kalau bahasanya salah, sistem pun akan salah menangkap aktivitas bisnis yang dijalankan. Karena itu, memastikan KBLI sesuai sejak awal adalah langkah penting agar usaha bisa berjalan lancar, legal, dan aman ke depannya.

Bagi pelaku usaha yang ingin memastikan KBLI sesuai dengan model bisnisnya, Punya Izin siap membantu mulai dari analisis usaha, penentuan KBLI yang tepat, hingga pendampingan perizinan melalui OSS. Legalitas rapi sejak awal akan menghindarkan bisnis dari masalah di kemudian hari.

Bisnis boleh fleksibel, tapi urusan hukum harus presisi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top